Minggu, 19 April 2009

I

Wangi apa yang menyerebak di surau?. Perjalanan
panjang menuju pagi, berawal dari mihrabNya yang terbuka
membagi. Aku lelah menatap sepi dunia tanpa darah, aku bosan
sadar tanpanya hidup bahagia.
lalu berjalan menuju suara perang, tanganku gemetar dalam zikir
panjang. Pada siapa mereka serang menyerang?
untuk gagah macam apa mereka hantam menghantam?

duhai lembut suara kabut mesiu,
aku mulai mencari kata, untuk menjawab pada negriku,
dunia kini sedang rindu,
seseorang menyeru.